8 Februari 2021

KATA MUTIARA IBNUL QOYYIM AL-JAUZIYYAH

Kata mutiara islam Ibnu Qayyim al-Jauziyah – Ibnu Qayyim, salah satu cendekiawan muslim dan pakar fikih dari kalangan madzhab Hambali yang hidup pada abad ke-13. Nama lengkapnya adalah Muhammad bin Abi Bakar bin Ayub bin Sa’ad Zur’i ad-Dimasyqi, dikenal juga dengan nama lain Abu Abdullah Syamsuddin. Ia dilahirkan di kota Damaskus, Suriah pada tahun 691 H/1292 M, dan meninggal di usia 60 pada tahun 751 H/1352 M. Julukan Ibnu Qayyim sendiri diambil dari ayahnya, Abu Bakar, seorang ulama besar yang menjabat sebagai qayyim (pengurus) di Madrasah al-Jauziyah di Damaskus. Ibnu Qayyim juga dikenal sebagai seorang penghafal Alquran, ahli tafsir, ahli nahwu, ahli ilmu kalam, ahli ushul fiqih, sekaligus seorang mujtahid.

Ibnu Qayyim adalah sosok yang haus ilmu. Semasa hidupnya, ia berguru kepada banyak ulama untuk mendalami berbagai bidang ilmu keislaman. Dalam bidang ilmu hadis, ia berguru kepada Syihab An-Nablusi dan Qadi Taqiyyuddin bin Sulaiman; kepada Syekh Shafiyuddin Al-Hindi ia mendalami ilmu ushul fiqih; ia juga berguru kepada Isma’il bin Muhammad Al-Harrani untuk memperdalam pemahamannya tentang ilmu fiqih; dan mempelajari ilmu faraidh (pembagian waris) dari ayahnya sendiri. Namun, dari sekian banyak guru yang pernah ia jadikan sebagai tempat untuk menimba ilmu itu, Ibnu Taimiyah adalah sosok yang membawa pengaruh besar dalam pemikirannya. Ibnu Qayyim sendiri berguru kepada Ibnu Taimiyah selama 16 tahun.

Wawasan pengetahuan keislaman Ibnu Qayyim begitu luas. Tidak sedikit jumlah murid yang pernah menimba ilmu darinya. Di antaranya adalah Ibnu Katsir, penyusun kitab Tafsir Ibnu Katsir dan Al-Bidayah wan Nihayah. Ibnu Rajab, penyusun kitab Thabaqat al-Hanabilah, juga salah satu muridnya yang berhasil menjadi ulama kenamaan.

Kumpulan Kata Mutiara Islam Ibnu Qayyim

Tak diragukan lagi bahwa Ibnu Qayyim adalah salah satu ulama islam yang berwawasan luas dalam pengetahuan keislaman. Berikut ini beberapa kata kata bijak islam dari Ibnu Qayyim yang berisi nasehat nasehat islami tentang berbagai topik. Mulai dari pesan nasehat tentang kehidupan, kematian, membangun kedekatan dengan Tuhan, dan lain sebagainya.

Jangan rusak

Don’t ruin your happiness with worry, and don’t ruin your mind with pessimism. Don’t ruin your success with deception, and don’t ruin the optimism of others by destroying it. Don’t ruin your day by looking back at yesterday. – Ibnu Qayyim

Jangan rusak kebahagiaanmu dengan kekhawatiran, dan jangan rusak pikiranmu dengan pesimisme. Jangan rusak kesuksesanmu dengan kecurangan, dan jangan rusak optimisme orang lain dengan menghancurkannya. Jangan rusak harimu dengan melihat kembali hari kemarin. – Ibnu Qayyim

Lidah

A person’s tongue can give you the taste of his heart. – Ibnu Qayyim

Lidah seseorang dapat menggambarkan bagaimanakah hatinya. – Ibnu Qayyim

Menyia-nyiakan waktu

Wasting time is worse than death, because death separates you from this world whereas wasting time separates you from Allah. – Ibnu Qayyim

Membuang-buang waktu lebih buruk daripada kematian. Karena kematian memisahkan kamu dari dunia ini, sedangkan membuang-buang waktu memisahkan kamu dari Allah.

Mengetuk pintu-Nya

As long as you are performing prayer, you are knocking at the door of Allah, and whoever is knocking at the door of Allah, Allah will open it for him. – Ibnu Qayyim

Sepanjang kamu mengerjakan shalat, sejatinya kamu sedang mengetuk pintu Allah, dan siapa saja yang mengetuk pintu Allah, maka Allah akan membukakan pintu itu untuknya. – Ibnu Qayyim

Berhati murung

There is nothing more beloved to Shaitan than a depressed believer. – Ibnu Qayyim

Tidak ada sesuatu yang paling disukai oleh setan, melainkan melihat seorang mukmin yang berhati murung. – Ibnu Qayyim

Tak berilmu

When you do not have knowledge, someone could bring you dirt and you will believe it to be gold. – Ibnu Qayyim

Ketika kamu tidak memiliki pengetahuan, seseorang bisa saja membawakan kotoran kepadamu dan kamu akan mempercayai itu bisa menjadi emas. – Ibnu Qayyim

Waspadalah!

Beware of every hour and how it passes, and only spend it in the best possible way, do not neglect yourself, but render it accustomed to the noblest and best of actions, and send to your grave that which will please you when you arrive to it. – Ibnu Qayyim

Waspadalah terhadap setiap jam dan bagaimana ia berlalu, dan hanya habiskanlah waktu itu dengan cara sebaik mungkin. Jangan mengabaikan dirimu sendiri, tetapi buatlah dirimu terbiasa dengan amalan yang paling mulia dan terbaik, dan kirimkan ke kuburanmu sesuatu yang kelak akan menyenangkan kamu ketika tiba di sana. – Ibnu Qayyim

Efek dosa

Sins have many side-effects. One of them is that they steal knowledge from you. – Ibnu Qayyim

Perbuatan dosa itu memiliki banyak efek samping. Salah satunya adalah bahwa dosa-dosa itu mencuri ilmu pengetahuan dari dirimu. – Ibnu Qayyim

Allah sebagai tujuan

Whoever desires to purify his heart, then let him prefer Allah to his desires. – Ibnu Qayyim

Siapa yang ingin menyucikan hatinya, maka jadikan Allah sebagai tujuan yang diinginkannya. – Ibnu Qayyim

Obat paling bermanfaat

The most beneficial remedy is that you preoccupy yourself with thoughts of what should concern you, and not those that should not concern you. – Ibnu Qayyim

Obat paling bermanfaat adalah kamu menyibukkan diri dengan berpikir tentang apa yang seharusnya menjadi perhatianmu, dan bukan kepada hal-hal yang seharusnya bukan urusanmu. – Ibnu Qayyim

Bagai bayangan

This dunya is like a shadow. If you try to catch it, you will never be able to do so. If you turn your back towards it, it has no choice but to follow you. – Ibnu Qayyim

Dunia ini ibarat bayangan. Kejar dia dan engkau tak akan pernah bisa menangkapnya. Balikkan badanmu darinya dan dia tak punya pilihan lain kecuali mengikutimu. – Ibnu Qayyim

Ikhlas

Be sincere in your aim and you will find the support of Allah surrounding you. – Ibnu Qayyim

Ikhlaslah dalam usaha menggapai tujuan, maka kamu akan mendapati bantuan Allah di sekelilingmu. – Ibnu Qayyim

Betapa anehnya

How strange! You lose a little from you and you cry. And your whole life is wasting and you’re laughing. – Ibnu Qayyim

Betapa anehnya! Engkau kehilangan sedikit saja dan engkau menangis. Sementara seluruh hidupmu yang terbuang sia-sia dan kau malah tertawa. – Ibnu Qayyim

Kebahagiaan

Happiness is attained with 3 things: 1. Being patient when tested, 2. Being thankful when receiving a blessing, 3. Being repentant upon sinning. – Ibnu Qayyim

Kebahagiaan itu dicapai dengan tiga hal: 1. Bersabar ketika mendapat cobaan, 2. Bersyukur ketika mendapat kenikmatan, 3. Bertaubat ketika melakukan kesalahan. – Ibnu Qayyim

Merasa tidak nyaman

Whoever thinks of the greatness of Allah will never be at ease in committing wrong actions. – Ibnu Qayyim

Siapa yang menyadari akan kebesaran Allah tidak akan pernah merasa nyaman dalam melakukan perbuatan maksiat. – Ibnu Qayyim

Tak peduli

The one who is truthful does not care about his status in the eyes of the creation. – Ibnu Qayyim

Orang yang benar-benar jujur tidak akan peduli dengan statusnya di mata makhluk. – Ibnu Qayyim

Hati yang mati

A real man is one who fears the death of his heart, not of his body. – Ibnu Qayyim

Lelaki sejati adalah ia yang takut pada matinya hati, bukan matinya raga. – Ibnu Qayyim

Memandang dosa

The smaller a sin is in your eyes, the greater it is in Allah’s, and the greater it is in your eyes, thesmaller it is in Allah’s. – Ibnu Qayyim

Semakin kecil suatu dosa dalam pandanganmu, semakin besar dosa itu di sisi Allah. Dan semakin besar suatu dosa dalam pandanganmu, semakin kecil dosa itu di sisi Allah. – Ibnu Qayyim

Tidak ada

There is no joy for the one who does not bear sadness, there is no sweetness for the one who does not have patience, there is no delight for the one who does not suffer, and there is no relaxation for the one who does not endure fatigue. – Ibnu Qayyim

Tidak ada kegembiraan bagi seorang yang tidak menanggung kesedihan, tidak ada kenikmatan bagi seorang yang tidak memiliki kesabaran, tidak ada kesenangan bagi orang yang tidak mengalami penderitaan, dan tidak ada istirahat bagi orang yang tidak tahan kelelahan. – Ibnu Qayyim

Apa itu sabar?

Patience is when the heart doesn’t lament and the mouth doesn’t complain. – Ibnu Qayyim

Sabar adalah ketika hati tidak meratap dan mulut tidak mengeluh. – Ibnu Qayyim

Cobaan

When Allah tests you it is never to destroy you. When He removes something in your possession it is only in order to empty your hands for an even greater gift. – Ibnu Qayyim

Ketika Allah memberi cobaan kepadamu, itu tidak dimaksudkan untuk menghancurkanmu. Saat Dia menghapus sesuatu yang menjadi milikmu, itu hanya mengosongkan tanganmu untuk menerima suatu pemberian yang lebih besar. – Ibnu Qayyim

Hati

And is bliss other than the bliss of the heart, and is torment other than the torment of the heart?. – Ibnu Qayyim

Adakah kebahagiaan yang lebih besar dari kebahagiaan hati, dan adakah siksaan yang lebih pedih dari siksaan hati?. – Ibnu Qayyim

Hijrah

The hijrah to Allah includes abandoning what He hates and doing what He loves and accepts. – Ibnu Qayyim

Hijrah kepada Allah itu mencakup: meninggalkan segala yang Dia benci, melakukan segala yang Dia cintai, dan menerima semua itu. – Ibnu Qayyim

Tubatnya pendosa

The crying of the sinners is more beloved to Allah Almighty than the tasbeeh of the arrogant. – Ibnu Qayyim

Tangisan taubat seorang pendosa lebih Allah cintai daripada tasbihnya seorang yang sombong. – Ibnu Qayyim

Kunci kebaikan

The key to all good is longing for the hereafter and the key to all evil is love of this world and extended hopes. – Ibnu Qayyim

Kunci dari segala kebaikan adalah merindukan akhirat, dan kunci untuk semua kejahatan adalah mencintai dunia dan panjangnya angan-angan. – Ibnu Qayyim

Hidupnya hati

The keys to the life of the heart lie in reflecting upon the Quran, being humble before Allah in secret, and leaving sins. – Ibnu Qayyim

Kunci hidupnya hati terletak pada mentadabburi alquran, tunduk kepada Allah dalam kesendirian, dan meninggalkan perbuatan dosa. – Ibnu Qayyim

Untuk Allah

When a person spends his entire day with no other concern but Allah alone, Allah will take care of all his needs and take care of all that which is worrying him. He will empty his heart so that it will be filled only with love for Him. – Ibnu Qayyim

Bila seseorang menghabiskan waktunya untuk Allah, maka Allah akan mengurus semua kebutuhannya dan menghapuskan segala kekhawatirannya. Allah akan mengosongkan hatinya supaya hanya dipenuhi dengan kecintaan kepada-Nya. – Ibnu Qayyim

Shalat orang munafik

The salah of hypocrites is a salah of the body and not the heart. – Ibnu Qayyim

Shalatnya orang-orang munafik itu shalat yang hanya sebatas raganya, bukan hatinya. – Ibnu Qayyim

Cinta dunia

O people who take pleasure in a life that will vanish, falling in love with a fading shadow is sheer stupidity. – Ibnu Qayyim

Wahai orang-orang yang menikmati kesenangan hidup yang pasti akan lenyap, jatuh cinta pada bayangan yang memudar hanyalah sebuah kebodohan semata. – Ibnu Qayyim

Suara pena malaikat

If you could hear the sound of the pens of the angels writing your name among those who remember Allah, you’d die out of joy. – Ibnu Qayyim

Andai kamu mendengar suara pena malaikat yang tengah mencatatkan namamu dalam daftar orang-orang yang rajin berdzikir, niscaya kamu akan (memilih) mati dalam keadaan penuh kerinduan (kepada-Nya). – Ibnu Qayyim

Dekat dengan-Nya

He who keeps his heart near God will find peace and tranquility, whilst he who gives his heart to the people will find restlessness and apprehension. – Ibnu Qayyim

Dia yang senantiasa menjaga hatinya dekat dengan Tuhan akan menemukan kedamaian dan ketentraman, sementara dia yang senantiasa memberikan hatinya kepada manusia akan menemukan kegelisahan dan ketakutan. – Ibnu Qayyim

Memilih Allah

Whoever prefers Allah to all others, Allah will prefer him to others. – Ibnu Qayyim

Siapa yang lebih memilih Allah daripada semua hal yang lain, Allah pun akan lebih memilihnya dari yang lain. – Ibnu Qayyim

Tak bisa bersatu

Never do the love of song and the love of Quran come together in a person’s heart except that one expels the other. – Ibnu Qayyim

Tidak akan mungkin terjadi antara kecintaan terhadap lagu dan kecintaan terhadap Al-Quran bersatu dalam hati seseorang kecuali salah satunya mengusir yang lain. – Ibnu Qayyim

Akhlak = agama

The deen itself is entirely good character, so whoever surpasses you in character has surpassed you in deen. – Ibnu Qayyim

Agama itu seluruhnya adalah akhlak. Barangsiapa semakin baik akhlaknya, maka semakin baik pula agamanya. – Ibnu Qayyim

Tidak ikhlas

Deeds without sincerity are like a traveler who carries in his water-jug dirt. The carrying of it burdens him and it brings no benefits. – Ibnu Qayyim

Amal tanpa keikhlasan seperti musafir yang mengisi penuh kantongnya dengan kerikil pasir, memberatkannya tetapi tidak bermanfaat. – Ibnu Qayyim

Rumah di surga

The mansions in Jannah are built based on dhikr. If you stop dhikr, the Angels stop building the mansion. – Ibnu Qayyim

Sesungguhnya rumah-rumah di surga itu dibangun dengan dzikir. Jika kamu berhenti berdzikir, maka para malaikat juga akan menghentikan pembangunannya. – Ibnu Qayyim

Cinta dunia

Pecinta dunia tidak lepas dari tiga hal; kegalauan yang terus menerus, keletihan yang terus menerus, dan kekecewaan yang tiada berakhir. – Ibnu Qayyim


mutiaraislam.net

 


26 Januari 2021

ADAB MENULIS DAN MEMBACA ALQUR'AN

 Makna dan nilai – nilai yang terkandung di dalam Al-Qur’an di peroleh jika Al-Qur’an diperlakukan dengan cara yang baik. Mengenai hal ini, seorang sufi terkenal, Jalaludin Rumi, pernah mengingatkan kita bahwa Al-Qur'an mampu menunjukkan wajahnya dalam cara apa pun yang disukainya. Apabila kita melakukan sesuatu yang disukainya dan mencari kebaikan darinya, maka ia akan menunjukkan wajah yang sebenarnya. Pandangan Rumi tersebut dapat di pahami bahwa Al-Qur'an akan memberi makna jika kita berperilaku baik terhadapnya. Dengan kata lain, perilaku kita menentukan dapat – tidaknya kita menerima isi Al –Qur’an.

 

Coba amati perilaku kalian saat membaca Al-Qur'an. Adakah di antara kalian yang membaca Al-Qur'an dengan bersenda gurau ? Kalian pasti selalu berusaha untuk berakhlak mulia terhadap Al-Qur'an. Bahkan penghormatan kalian terhadap firman Allah tersebut sudah menjadi kebiasaan sehari – hari. Misalnya, saat melihat lembaran Al-Qur'an tercecer di lantai, tentu kalian lansung mengambil dan meletakkannya di tempat yang sesuai.

Kini kita akan mengulas beberapa adab membaca Al-Qur'an. Dengan mengetahuinya, kita dapat mengevaluasi, sudah benarkah akhlak kita terhadap Al-Qur'an ? jika belum, kita harus segera memperbaikinya. Jika sudah, kita harus semakin meningkatkannya.

 

BERIKUT RINCIAN ADAB MEMBACA Al-Qur'an :

 

1.    Suci dari hadas kecil dan besar

Sebelum membaca Al-Qur’an, alangkah baiknya jika kita memastikan diri dalam keadaan suci, baik dari hadas kecil maupun besar. Hadas kecil meliputi buang air kecil atau terkena najis dan hadas besar misalnya mengeluarkan mani atau haid. Nah, pastikan dulu kalian terbebas dari dua hadas tersebut. Bahkan sebagian ulama memandang bahwa ketentuan suci ketika membaca Al-Qur’an hukumnya wajib. Sebab dalam keadaan suci kita akan dimudahkan Allah dalam mencerna ayat-ayatNya.

 

2.   Menutup aurat

Membaca Al-Qur'an merupakan salah satu ibadah yang langsung kepada Allah. Oleh karna itu, seperti ibadah-ibadah lainnya, hendaknya kita menutup aurat saat membaca Al-Qur'an. Dengan menutup aurat, kita terlihat lebih sopan dan santun.

 

3.   Pakaian dan tempat, suci dari najis.

Tentu kita merasa tidak nyaman jika pakaian dan tempat kita terkena najis saat melakukan ibadah. Oleh karna itu, islam menganjurkan umatnya untuk menyucikan sesuatu dari najis. Kita pun dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan dan kesucian. Nah, pakailah pakaian yang suci dan gunakan tempat yang suci pula ketika kalian membaca Al-Qur'an. Untuk meningkatkan kekhusyuan dalam membaca Al-Qur'an, kita juga perlu memilh tempat – tempat yang kondusif. Biasanya tempat – tempat seperti ini dapat kita jumpai di masjid, mushalla atau rumah kita.

 

4.  Mulut bersih dari sisa – sisa makanan

Untuk memudahkan saat membaca Al-Qur’an, mulut kita tentu harus bersih dari sisa – sisa makanan atau minuman. Mengapa demikian? Sebab, huruf-huruf    Al-Qur'an harus di ucapkan dengan makhraj yang benar. Mulut yang kotor akibat sisa makanan mengakibatkan pengucapan huruf-huruf menjadi terganggu. Selain itu, menjaga kebersihan mulut tentu banyak manfaatnya, bukan ?  makanya, bersihkan dulu mulut kalian dengan berkumur atau menggosok gigi sebelum membaca Al-Qur’an agar terbebas dari sisa – sisa makanan.

 

 5.  Bersikap baik ketika memegang mushaf

Sikap terpuji terhadap Al-Qur’an di mulai dengan niat tulus di dalam hati. Barulah kemudian diikuti dengan hal-hal yang nyata, seperti memegang mushaf dengan tangan kanan, meletakkannya di tempat yang agak tinggi dan sesuai, dan sebagainya.

 

 6.   Menghadap kiblat

Setelah semua hal di persiapkan, kemudian kita menghadapkan diri ke kiblat. Dengan menghadap kiblat, niatkanlah bahwa kita sedang menghadap Allah agar kita lebih menghayati ayat – ayat Al-Qur'an yang akan kita  baca.

 

 7.     Membaca ta’awud dan basmalah saat mengawali bacaan

Sebelum membaca Al-Qur'an, kita disunahkan membaca ta’awud dan basmalah. Khusus mengenai bacaan basmalah, sebagaian ulama memberi ketentuan hukum yang berbeda. Ada yang hukumnya wajib, sunah, dan haram. Agar lebih jelas, mari kita lihat ketentuan tersebut dalam rubrik Tahsin berikut.

 

HUKUM MEMBACA BASMALAH

A) Wajib - alfatihah

Membaca basmalah hukumnya wajib pada permulaan Surah al-Fatihah, sebab basmalah adalah ayat pertama di dalam Surah al-Fatihah.

 

B)  Sunah -

Kita disunahkan membaca basmalah pada setiap permulaan surah, selain surah al-Fatihah dan surah at-Taubah. Selain itu, kita  juga disunahkan membaca basmalah di tengah-tengah surah untuk mengawali tadarus.

 

C) Haram - attaubah

Keharaman membaca basmalah adalah saat permulaan surah at-Taubah, sebab surah at-Taubah diawali dengan pernyataan murka Allah kepada orang-orang musyrik. Murka tersebut diawali dangan lafal  بَرَاءَةٌ (pemutusan hubungan) yang الرَّحِيمِ  (Maha Penyayang).Hal ini sesuai dengan pendapat beberapa ulama, termasuk Ibnu Hajar.

 

D) Jaiz / boleh - pertengahan

Hukum ini berlaku ketika kita membaca basmalah di tengah-tengah Surah at-Taubah. Akan tetapi, sebagian ulama memakruhkannya.

 

8. Membaca Al-Qur’an dengan tartil.

Coba dengarkan lantunan ayat Al-Qur’an yang dibacakan seorang Qari atau Qariah melalui VCD atau kaset murottal, MP3, Internet. Kita akan mendengar lantunan ayat dengan nada yang indah. Keindahan tersebut didasari oleh pefalan setiap huruf secara tepat dan benar. Sang qari qariah pun secara tepat memerhatikan beberapa hukum bacaan dengan tepat. Nah, jika kita ingin seperti para pembaca Al-Qur’an yang handal tersebut, pelajarilah ilmu tajwid dan praktikkanlah.

 

9. Membaca Al-Qur’an dengan khusyuk, tenang, dan ikhlas

Keikhasan niat menjadi fondasi utama dalam mebaca Al-Qur’an.Hanya dangan niat yang tulus dan ikhlas kita akan rida dari Allah.Sebaiknya, jika membaca Al-Qur’an diniatkan untauk pamer atau riyak, kita tidak akan mendapat pahala, bahkan mendapatkan laknat dari Allah SWT.

Seorang mufasir kontemporer, Quraish Shihab, pernah berkata bahwa Al-Qur’an ibarat sebuah permata yang memancarkan cahaya yang berbada-beda sesuai dengan sudut pandang masing-masing pembacanya. Untuk mendapatkan cahaya itu, kita harus membaca Al-Qur’an dangan khusyuk. Nah, beberapa poin diatas akan mendukung kekhusyukan dalam membaca Al-Qur’an.Disamping itu, hendaknya kita mengetahui terjemahan ayat-ayat Al-Qur’an agar kita mampu menghayati maknanya secara lebih mendalam.Sebagai langkah praktis, gunakanlah Al-Qur’an yang dilengkapi dengan terjemahannya.Jika perlu, lengkapilah pemahaman kalian terhadap Al-Qur’an dengan membaca buku tafsir Al-Qur’an karya beberapa musafir.

 

10. Membaca Al-Qur’an dengan suara yang bagus

Rasullah saw. Menyukai orang yang membaca Al-Qur’an dengan suara yan gbagus dan halus sesuai jenis suara yan dimiliki setiap orang.Suara tersebut dapat dihasilkan jika kita membaca Al-Qur’an dengan manaati kaidah-kaidah tajwid seperti panjang-pendek harakat, cara membaca, dan sebagainya.Suara yan gbagus dan halus saat membaca Al-Qur’an akan memperlihatkan keagungan Al-Qur’an dengan suara yan gbagus diungkapkan oleh RAsullah saw.dalam hadis berikut.

 

 Dari Barra’ dari Nabi saw:”Hiasilah Al-Qur’an dengan suara kalian.”(H.R an-Nasa’I,Abu Daud,Ibnu Majah,Ahmad, dan ad-Damiri)

 

Di samping itu, kita juga dianjurkan untuk membaca Al-Qur’an dengan irama yang bagus. Akan tetapi, irama tersebut tidak boleh keluar dari rambu-rambu tajwid.Perhatikan hadis hadis berikut.

 

Rasullah saw . bersabda:”Maka barang siapa tidak membacanya (Al-Qur’an) dengan suara yang bagus maka dia bukanlah golongan kami.”(H.R Ibnu Majah)

 

11. Tidak menghentikan bacaan karena berbicara

Al-Qur’an telah dilengkapi dengan aturan pemberhentian (waqaf) di tempat-tempat tertentu.Selain itu, kalian juga boleh berhenti pada pertengahan ayat jika nafas kalian tidak kuat untuk menyelesaikannya.Akan tetapi, kalian dianjurkan tidak berhenti membaca ayat Al-Qur’an di tengah-tengah ayat karena berbicara dengan orang lain.Sebab, berhenti pada pertengahan ayat dapat mengubah arti ayat.Perbuatan tersebut dinilai sebagai tindakan yan tidak menghormati kalam Allah.Oleh karena itu, usahakan agar kalian berhenti di tempat yang tepat sesuai aturan.

 

12. Menutup bacaan dengan berdoa

Sama seperti ibadah lainnya, membaca Al-Qur’an sebaiknya diakhiri dengan doa.Kalian bisa melafalkan doa sebelum membaca Al-Qur’an seperti yang tertera di halaman awal buku ini, halaman akhir Al-Qur’an, atau dengan bahasa yang kalian pahami.Hal terpenting, di dalam doa adalah kita harus berdoa dengan ikhlas dan tulus.

 

13. Membaca Al-Qur’an sampai khatam.

Membaca Al-Qur’an tidak perlu banyak dalam hal sekali waktu.Allah lebih menyukai orang yang mengerjakan sesuatu secara istiqomah.Meskipun sedikit, namun kita rutin membacanya lebih disukai dalam pandangan Allah.Misalnya, setlah salat fardu kalian membaca lima ayat, satu maqra’,atau satu halaman.Dengan begitu, lambat laun kalian akan cepat menyelesaikan bacaan Al-Qur’an.Setelah khatam, ulangilah membaca lagi dengan teratur.

Tadarus

Berikut ini adalah surah Al-‘alaq [96]: 1-5.Bacalah surah tersebut dengan mengikuti adab membaca Al-Qur’an yang benar di depan kelas.Kalian tidak perlu tergesa-gesa membacanya.Setelah membaca, hayatilah kandungan ayat melalui terjemahan yang terdapat di bawahnya.Ajukanlah beberapa pendapat kalian tentang tema poko Surah al-‘Alaq di kelas dan mintalah teman kalian menanggapinya.